




Banda Aceh – Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertema “HIV, Seks Pranikah, dan Solusinya” di Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Universitas Syiah Kuala (USK). Kegiatan ini diikuti oleh para dokter gigi muda yang sedang menjalani pendidikan profesi sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman tenaga kesehatan mengenai pencegahan HIV/AIDS serta pentingnya edukasi kesehatan kepada masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, narasumber dari Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh menyampaikan berbagai materi yang mencakup pengenalan HIV/AIDS, cara penularan dan pencegahannya, faktor-faktor yang meningkatkan risiko penularan, serta dampak perilaku seksual berisiko, termasuk seks pranikah, terhadap kesehatan reproduksi dan kesehatan masyarakat. Peserta juga memperoleh informasi mengenai pentingnya deteksi dini, konseling, serta layanan pemeriksaan HIV yang tersedia di fasilitas kesehatan.
Selain membahas aspek medis, sosialisasi juga menekankan pentingnya membangun perilaku hidup sehat, penguatan nilai-nilai moral dan tanggung jawab dalam mengambil keputusan, serta meningkatkan kesadaran generasi muda untuk menghindari perilaku yang berisiko terhadap penularan HIV dan infeksi menular seksual lainnya.
Sebagai calon tenaga kesehatan, dokter gigi muda memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi kepada pasien mengenai pencegahan penyakit menular, menerapkan standar pencegahan dan pengendalian infeksi di tempat pelayanan kesehatan, serta memberikan pelayanan yang profesional, aman, dan tanpa stigma kepada setiap pasien.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan seputar pencegahan HIV, peran tenaga kesehatan dalam promosi kesehatan, serta strategi komunikasi yang efektif dalam menyampaikan edukasi kepada masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh berharap para dokter gigi muda RSGM USK tidak hanya memiliki pengetahuan yang lebih baik mengenai HIV/AIDS, tetapi juga mampu menjadi agen edukasi di lingkungan pelayanan kesehatan dan masyarakat. Sinergi antara Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh dan RSGM USK diharapkan terus berlanjut dalam mendukung upaya promotif dan preventif guna mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, produktif, dan bebas dari stigma terhadap HIV/AIDS

Comments are closed